Sunday, May 26, 2013

Kereta Api 125 Ribu

Gerbong K1 08107, Kelas 1, Kapasitas 50 Penumpang, keberangkatan pukul 8.15 WIB kereta api (KA) jurusan Medan-Rantau Prapat tanggal 24 Mei 2013. Harga tiket 125 ribu, dgn fasilitas yang berkurang. Tirai jendela tidak ada,padahal lumayan berguna untuk menangkis panas matahari. Seluruh penumpang yang duduk berdekatan dengan jendela terlihat tak nyaman. Ada yang menutupinya dengan kertas koran yang dibelinya sebelum berangkat.

Penumpang dari Medan dan Lubuk Pakam sepakat tak bisa menikmati trade off yang seharusnya mereka dapat dengan kenaikan bayaran itu.Toilet tersedia di depan dan di belakang gerbong eksekutif hanya satu yang berfungsi bidet penyiramannya begitu juga ketersediaan tisu putih. Setelah petugas karcis masuk,kesan menampung saran penumpang yang mengeluh tak seperti diharapkan. Tirai yang katanya dicuci dan belum kering itu tak berkorelasi dengan keadaan jendela yang berdebu dan berkotoran.

Pada hal yang sama, Keadaan AC juga tak menunjukkan gerbong ini akan layak dipenuhi 50 orang, karena tak sampai separuh kapasitas penumpang pun AC tak sesejuk penyejuk ruangan lagi, dilihat dari penumpang yang berkeringat. Persinggahan sementara di Tebing Tinggi seperti biasa banyak yang naik menawarkan jajanan, namun tak banyak yang membeli, bahkan penumpang di kursi paling belakang terganggu karena jajaan mereka ditumpu pada kursi penumpang.

Keadaan ini membingungkan apakah tarif sebesar 125 ribu untuk satu kali perjalanan yang bisa dibeli di kasir mini market itu hanya untuk membayar bahan bakar minyak sampai ke tujuan atau termasuk gerbong manusianya?

Perbaikan keadaan seadanya dibuat pihak KA. Mereka menyediakan tisu untuk kamar mandi. Sebagai catatan, kereta api ini adalah kereta api pertama hari jumat. Seyogyanya keadaannya, jika tidak stabilpun, lebih baik dari keadaan keberangkatan berikutnya. Kereta api tiba di Rantau Prapat pukul 14.00 WIB lebih. Lama tempuh perjalanan sekitar 6 jam.

Harapan penumpang untuk ketersediaan tirai ketika pulang dari Rantau Prapat (26/5) tidak juga dipenuhi, tirai jendela tetap belum terpasang. Nama Manager On Duty juga tidak terpampang di dinding yang disediakan. Kereta api berangkat pukul 8.45, yang dulu ketika harga Rp90.000 biasanya berangkat pukul 8. Harga yang dibayar harusnya sesuai dengan keadaan yang didapat. Sebelum keberangkatan pertama, penumpang dapat menggunakan toilet bersih gratis. Berarti kompensasi Rupiah 125 ribu itu termasuk membayar penggunaan toilet namun minus penyejuk ruangan. Kereta api Rantau Prapat-Medan tiba pukul 14.00 WIB.

Cerita menarik lain didapat dari pengemudi taksi yang terlarang mengambil penumpang disekitar stasiun KA. Dia bersaksi apabila taksinya singgah mengambil penumpang akan ada teror seperti lemparan batu dari oknum kenderaan bermotor sewa lain yang merasa tersaingi. Keluhan beliau ditutup dengan helaan napas "Yang bertanggung jawab tak bekerja betul."

No comments: